oleh

Hormati Martabat GMNI dalam Kongres, Walk Out itu Kontraproduktif

Ambon B-ONEINDONESIA Kongres Kemaritiman Gerakan Mahasiswa NasionaI Indonesia XXI yang dilaksanakan di Ambon (28/11/19) berjalan sesuai dengan tata tertib persidangan. Kongres dibuka pada tanggal 28 November 2019 oleh Menteri Sosial, Juliari Batubara dan masih terus berlangsung hingga dini hari, 2 Desember 2019.

Pada kongres kali ini, persidangan berjalan alot. “Pada Sidang Pleno IV, terdapat banyak delegasi yang melakukan walk out. Namun sesuai dengan ketentuan forum yakni 1/2n + 1, maka pleno IV tetap dilanjutkan dengan penuh ketegasan dan tanggung jawab anggota-anggota organisasi yang masih peduli” , jelas Maria Fatima, Ketua DPC GMNI Sumedang.

Sebanyak 91 dari total 140 dpc dan dpd masih terus melanjutkan persidangan Pleno IV dan V, yakni Pemilihan Pimpinan Sidang Pleno dan Pembahasan Laporan Pertanggung-Jawaban Dewan Pengurus Pusat GMNI 2017-2019. Sisanya memilih untuk Walk Out.

Fatima menjelaskan Walk Out yang terjadi merupakan sikap tidak bertanggung-jawab yang kontraproduktif dan kontraprogresif dalam keberjalanan organisasi pergerakan.

“GMNI sebagai wadah kaum-kaum nasionalis muda harus tetap mengedepankan persatuan, mengutamakan rasionalitas dan integritas sebagai konsekuensi langsung organisasi pejuang-pemikir “ , tandas Fatima.

Harapan Fatima, agar kedepannya Kongres berjalan lebih kondusif, beradab, dan memiliki semangat gotong royong demi marwah organisasi yang lebih baik.

Share this:

Komentar

News Feed