oleh

Rayakan Puncak HUT KKSS Ke-44 Anugerahi Pemberian Award ke Para Pendiri di Aula Golf Senayan

-Gaya Hidup-9.621 views

Jakarta, b-Oneindonesia – Dari pagi hari lapangan golf telah diramaikan oleh sejumlah petinggi Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS), Ketua Umum KKSS Muchlis Patahna, Dewan Kehormatan KKSS Jusuf Kalla dan Hatta Ali, Ketua Dewan Penasehat KKSS Aksa Mahmud, Ketua Dewan Pakar Jafar Hafsah, Ketua Panitia HUT Ali Duppa, dan pengurus KKSS Asmawi Syam, Farkan Umran, Andi Rukman Karumpa, Andi dan Indra Jakile.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi kiprah KKSS selama ini dan keberadaan warganya yang ada di mana-mana. “Di mana pun saya ke daerah selalu disambut oleh warga KKSS dengan antusias,” kata Sudirman yang mewakili Gubernur Sulsel.

Muchlis Patahna dalam sambutannya, mengajak warga KKSS di manapun berada untuk senantiasa memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia tercinta.

“Sebagai organisasi paguyuban dan kewargaan yang berkiprah dalam abad 21 ini, KKSS akan dicintai oleh warganya, sehingga orang Sulawesi Selatan merasa bangga menjadi bagian dari dirinya. Dengan tetap berpegang pada prinsip harmoni dalam khazanah kehidupan sosial masyarakat Sulawesi Selatan ininnawami ro denre sisappa sipudoko sirampe teppaja, artinya hanya pada jiwa itulah kita saling mencari, jika jiwa yang satu sakit maka jiwa yang lain juga sakit dan begitu sebaliknya” ujarnya.

Dalam konteks kebangsaan, menurut Muchlis, nilai budaya orang Sulawesi Selatan dapat dianggap sebagai perekat kehidupan bersama melalui persamaan nilai-nilai dasar yang dianut bersama, sebagai acuan perilaku dalam kehidupan bersama suku-suku bangsa lainnya. Sehingga, lanjut Muchlis, dapat dijadikan sebagai transformasi budaya etnis Nusantara menjadi budaya persatuan bangsa.

“Maka perayaan HUT KKSS ke 44 dengan tema KKSS untuk negeri sebagai perwujudan sikap oganisasi untuk mewujudkan pengabdiannya kepada negeri,” ujar Muchlis.

KKSS didirikan di Jakarta, 12 November 1976 oleh 27 tokoh dan pemuka masyarakat asal Sulawesi Selatan. Pendiri KKSS lainnya yang merupakan perantau gelombang awal antara lain almarhum Andi Sose, Ahmad Nurhani, Andi Oddek, Baharuddin Lopa

Di umur 44 tahun, BPP KKSS telah memiliki pengurus wilayah (provinsi), kabupaten/kota, luar negeri, pilar, dan badan otonom.
Saat ini KKSS dipimpin Ketua Umum Muchlis Patahna. Keluarga Sulawesi Selatan yang berdomisili di luar Sulsel diperkirakan mencapai 12 juta orang, lebih besar dari penduduk Sulsel yang kini mencapai 8,8 juta jiwa.

Muchlis Patahna mengatakan, meskipun saat ini aktivitas masyarakat masih terbatas kerena pandemi Covid-19, namun semangat solidaritas warga KKSS sangat kuat untuk membangun soliditas menghadapi berbagai tantangan.

Karena itu, tema peringatan HUT ke-44 KKSS tahun ini dirumuskan sebagai “KKSS untuk Negeri”. Itu berdasarkan eksistensi warga KKSS yang berada di seluruh penjuru Tanah Air sampai di luar negeri,” katanya.

Perantau asal Sulawesi Selatan, kata Muchlis, memang bertebaran di mana-mana. Membangun kehidupan di mana pun bermukim, membangun solidaritas sesama perantau asal Sulsel maupun dengan warga sekitar di mana mereka berada.

“Itulah spirit KKSS untuk Negeri. Jadi KKSS bukan sekadar paguyuban kedaerahan semata tetapi ada misi nasionalisme membangun kebangsaan,” ujarnya.

Selain itu diberikan penghargaan kepada para pendiri KKSS. Di antara pendiri yang masih tersisa tampak Asrul Aziz Taba yang menerima suvenir dari Ketua Umum KKSS. Selebihnya diwakili oleh keluarga pendiri yaitu keluarga Baharuddin Lopa, Andi Sose, Andi Oddek, Azis Bustam, Ahmad Nurhani, A. Malik, Yusuf Mallombasang, Saleh Djindang, Andi Baso Amir, Basoman Nur, Yusuf Setia, dan PB Saehu.

Pada acara selanjutnya, diadakan peluncuran buku Cendekiawan KKSS yang merupakan hasil pertemuan Cendekiawan Bugis Makassar tayang secara webinar 27-28 Juni 2020.

Hadir para pemuka KKSS, di antaranya Andi Jamaro Dulung, Hamdan Zulva, Idrus Marham, Ibrahim Saleh, Idrus Paturusi, Nur Sadik, Awaluddin Tjalla, Jumrana Salikki, Ilham Nur Putri, Sri Asri Wulandari dan Undangan tamu Djan Faridz.

Acara dilanjutkan oleh Seniman Aspar Paturusi bersama istri membawakan puisi.
Rangkaian HUT sebelumnya, diadakan sepeda santai oleh 50 warga KKSS di Jakarta, berikut penyaluran bantuan sosial sebanyak 500 paket sembako oleh Muchlis kepada BPD KKSS se Jakarta dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk mengenang para pahlawan serta mentor KKSS yang terbaring damai di alam sana.

Adapun webinar hukum dan kesehatan menghadirkan pakar-pakar di bidangnya, digelar oleh Departemen Hukum dan HAM dan Departemen Kesehatan BPP KKSS pada tanggal 13 dan 14 November. Sementara KKSS seluruh daerah Indonesia tak ketinggalan memperingati ulang tahun kelahiran KKSS dengan nuansa masing-masing daerah yang disesuaikan dengan protokol kesehatan.

Dalam kesempatan acara, Ketua Panitia HUT KKSS ke 44,  Ali Duppa menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap panitia serta partisipasi warga KKSS dan donatur atas kelancaran perayaan, dapat bisa berlangsung dengan baik.

Share this:

Komentar

News Feed