oleh

Reini D. Wirahadikusumah Rektor Perempuan Pertama ITB

Jakarta-b-oneindonesia–Majelis Wali Amanat Institut Teknologi Bandung (MWA ITB) menetapkan dan mengesahkan Prof. Reini D. Wirahadikusumah sebagai Rektor ITB periode 2020-2025.  Ia terpilih menggantikan Rektor ITB periode 2014-2019, Prof. Kadarsah Suryadi.

Pemilihan Rektor ITB diikuti 30 kandidat yang kemudian mengerucut menjadi 10 kandidat. Sepuluh orang kandidat yang lolos antara lain Benyamin Sapiie, Bramantyo Djohanputro, Dwi Larso, Edy Tri Baskoro, Gusti Ayu Putri Saptawati Soekidjo, Jaka Sembiring, Kadarsah Suryadi, Reini D Wirahadikusumah, Togar Mangihut Simatupang dan Widjaja Martokusumo. Setelah melalui tahapan debat terbuka dan pemaparan ide gagasan, kesepuluh orang kandidat ini disaring menjadi 6 orang. Kemudian Senat Akademik Institut Teknologi Bandung (ITB) memilih tiga calon rektor ITB periode 2020-2025 lewat sidang tertutup Senat Akademik.  Tiga orang tersebut adalah Jaka Sembiring, Kadarsah Suryadi, dan Reini Wirahadikusumah.

“Tiga calon sudah wawancara khusus dan berbicara empat mata dengan menteri, saya tidak tahu apa yang ditanyakan beliau,” kata Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Teknologi Bandung (ITB) Yani Panigoro dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (8/11/2019).  Keputusan merupakan hasil sidang MWA ITB di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Ia menyatakan pelantikan rektor ITB periode 2020-2025 akan dilakukan pada Rabu (20/11/2019).  Proses pembahasan dan penilaian, sidang terbuka dan tertutup di MWA maupun Senat Akademik ITB selama proses pemilihan rektor hingga terpilih rektor ITB baru sekitar 3,5 bulan.  “Kami menyadari berakhirnya pemilihan ini, tentu melelahkan di satu sisi, namun juga menggembirakan di sisi lain. Kami semua di MWA, SA, panitia dan civitas akademika ITB semuanya bergembira karena tugas pemilihan telah terlaksana dengan baik dan lancar. Kami yakin bahwa rektor terpilih turut bergembira,” kata Yani.

Share this:

Komentar

News Feed