Ayaneo Rilis Konsol Retro Mirip Game Boy Advance, Bisa Main Gim PS2

Game47 Views

Ayaneo Rilis Konsol Retro Mirip Game Boy Advance, Bisa Main Gim PS2 Ayaneo kembali membidik penggemar gim klasik melalui perangkat portabel terbarunya bernama KONKR Pocket Advance. Konsol berbasis Android tersebut resmi diluncurkan pada 5 Agustus 2026 melalui submerek KONKR dengan desain horizontal yang langsung mengingatkan pada konsol genggam populer dari era Game Boy Advance.

KONKR Pocket Advance tidak sekadar menjual bentuk lama. Di balik bodinya yang ringkas terdapat MediaTek Helio G90T, sistem pendingin aktif, layar LCD 3,5 inci dengan rasio 3:2, baterai 4.000 mAh, serta lingkungan perangkat lunak Android milik Ayaneo.

Bagian yang paling menarik adalah klaim performanya. Ayaneo menyatakan Helio G90T yang digunakan perangkat tersebut mampu menjalankan berbagai gim retro termasuk sejumlah gim klasik era PlayStation 2 dengan lancar melalui sistem emulasi yang sesuai. Perangkat ini kemudian menjadi salah satu konsol retro paling terjangkau yang pernah dilepas keluarga Ayaneo.

Pada peluncuran awal, KONKR Pocket Advance bahkan ditawarkan mulai 89 dolar AS dalam jumlah terbatas. Harga tersebut membuatnya menempati wilayah berbeda dibandingkan banyak perangkat Ayaneo yang biasanya identik dengan konsol portabel premium.

KONKR Pocket Advance Resmi Meluncur 5 Agustus 2026

Ayaneo memperkenalkan KONKR Pocket Advance secara penuh dalam acara KONKR New Product Sharing Session pada 5 Agustus 2026.

Perangkat kemudian langsung masuk ke toko resmi Ayaneo dengan harga promosi awal mulai 89 dolar AS. Perusahaan ketika itu menargetkan pengiriman batch pertama sebelum akhir Agustus.

KONKR sendiri merupakan submerek di bawah Ayaneo yang diarahkan untuk menghadirkan perangkat gaming dengan harga lebih mudah dijangkau.

Strateginya cukup berbeda dibandingkan keluarga Ayaneo utama.

Produk Ayaneo selama ini banyak bermain pada perangkat Windows dan Android dengan spesifikasi tinggi, material premium, layar besar, serta harga yang dapat mencapai ratusan dolar.

KONKR mencoba membawa pengalaman serupa ke kelas yang lebih rendah dengan memangkas beberapa bagian yang dianggap tidak terlalu diperlukan oleh pemain retro.

Pocket Advance menjadi salah satu contoh paling jelas dari strategi tersebut.

Bentuknya Mengingatkan pada Game Boy Advance

Melihat Pocket Advance dari depan, sebagian pemain lama kemungkinan langsung teringat pada konsol genggam horizontal dari awal dekade 2000.

Ayaneo sendiri tidak secara resmi menyebut Nintendo Game Boy Advance sebagai dasar desain. Perusahaan hanya menjelaskan Pocket Advance mengambil inspirasi dari perangkat horizontal klasik pada periode keemasan konsol portabel.

Namun, susunan bodi, layar di bagian tengah, tombol arah di sebelah kiri, ABXY di sebelah kanan, serta bentuk keseluruhannya memang mempunyai karakter yang sangat dekat dengan perangkat retro horizontal.

Desain tersebut kemudian dipadukan dengan material dan proses produksi modern.

Bodinya mempunyai garis membulat dengan bagian samping yang sedikit masuk ke dalam agar lebih nyaman berada di telapak tangan.

Permukaannya juga diberi tekstur yang membantu menjaga pegangan ketika perangkat digunakan dalam waktu lama.

“Menurut penulis, Pocket Advance menarik karena Ayaneo tidak mencoba menyamarkan inspirasi retro. Bentuk lama justru dijadikan identitas utama, kemudian isi perangkat diperbarui agar sesuai kebutuhan pemain sekarang.”

Ukurannya Benar Benar Ringkas

KONKR Pocket Advance mempunyai panjang sekitar 151,3 mm, tinggi 82,4 mm, dan ketebalan 22 mm.

Bobotnya hanya sekitar 224 gram.

Ukuran tersebut membuatnya jauh lebih kecil dibandingkan konsol genggam modern seperti Steam Deck atau berbagai perangkat Windows portabel lainnya.

Pendekatan ini sesuai dengan tujuan Pocket Advance.

Perangkat tidak dibuat untuk menjalankan gim PC kelas berat. Fokusnya adalah gim retro dan perangkat lunak Android yang tidak membutuhkan layar sangat besar.

Bobot 224 gram juga membuat konsol lebih nyaman dibawa untuk perjalanan singkat.

Pocket Advance bahkan cukup kecil untuk dimasukkan ke sebagian tas kecil tanpa memakan ruang seperti konsol genggam modern berlayar tujuh atau delapan inci.

Layar 3,5 Inci Memakai Rasio 3:2

Bagian depan menggunakan LCD berukuran 3,5 inci.

Resolusinya mencapai 960 x 640 piksel dengan rasio 3:2.

Ukuran tersebut mungkin terlihat kecil berdasarkan standar ponsel dan konsol portabel sekarang.

Namun, rasio 3:2 dipilih karena sesuai dengan banyak permainan retro.

Ayaneo menyebut layar tersebut dapat memberikan penggandaan piksel empat kali untuk sejumlah konten klasik sehingga gambar tetap terlihat tajam tanpa proses pembesaran yang merusak bentuk piksel asli.

Untuk gim dari era konsol genggam, rasio seperti ini sering lebih berguna daripada layar lebar 16:9.

Layar modern yang terlalu lebar biasanya menghasilkan ruang hitam besar ketika memainkan gim lama dengan rasio yang lebih mendekati 4:3 atau 3:2.

Pocket Advance memilih ukuran kecil tetapi menggunakan bentuk panel yang lebih sesuai dengan koleksi gim retro.

Helio G90T Menjadi Mesin Utamanya

Ayaneo menggunakan MediaTek Helio G90T sebagai prosesor utama KONKR Pocket Advance.

Chip tersebut bukan prosesor baru. Helio G90T pertama kali dikenal melalui sejumlah ponsel Android kelas menengah beberapa tahun lalu.

Namun, untuk sebuah konsol retro dengan target harga di bawah 150 dolar AS, performanya masih cukup menarik.

Ayaneo mengatakan chip tersebut mampu menangani permainan retro dari berbagai platform sekaligus menjalankan sejumlah gim klasik PlayStation 2 dengan lancar.

Perangkat juga mempunyai pendingin aktif menggunakan kipas.

Kehadiran kipas memungkinkan prosesor mempertahankan performanya dalam sesi permainan yang lebih panjang dibandingkan perangkat tanpa pendinginan aktif.

Pemilihan chip lama juga membantu Ayaneo menekan harga.

Perusahaan tidak perlu memasang Snapdragon kelas atas yang akan menaikkan biaya perangkat secara signifikan.

Bisa Main PS2, tetapi Bukan Berarti Memiliki PS2 di Dalamnya

Pernyataan bahwa Pocket Advance bisa memainkan gim PS2 membutuhkan penjelasan.

Konsol tersebut bukan perangkat PlayStation dan tidak memiliki perangkat keras PS2 secara langsung.

Gim PS2 dimainkan melalui emulator yang berjalan di Android.

Ayaneo sendiri menggunakan kata pengalaman gim klasik PS2 ketika menjelaskan kemampuan Helio G90T di Pocket Advance.

Artinya, hasil sebenarnya dapat berbeda berdasarkan emulator, gim, versi perangkat lunak, pengaturan resolusi, dan kebutuhan masing masing judul.

Sebagian permainan mungkin berjalan lancar.

Permainan yang lebih berat dapat membutuhkan penyesuaian pengaturan agar performanya stabil.

Pengguna juga tetap harus memperhatikan aturan hak cipta ketika menggunakan emulator. Perangkat lunak emulasi sendiri memiliki penggunaan yang sah, tetapi file gim dan BIOS tetap terikat hak penggunaan masing masing pemiliknya.

Tidak Ada Analog Stick di Bagian Depan

Keputusan desain Pocket Advance cukup berani.

Bagian depan tidak dipenuhi analog stick seperti konsol portabel modern.

Pengguna mendapatkan D Pad di sebelah kiri dan empat tombol ABXY di sebelah kanan.

Ayaneo juga memasang tombol bahu L1 dan R1 berukuran cukup besar. Di belakangnya tersedia tombol L2 dan R2 yang dibuat terpisah.

Susunan tersebut sangat cocok untuk gim retro yang pada awalnya memang dimainkan menggunakan tombol arah.

Namun, ketika memasuki era PS2, kebutuhan kontrol menjadi lebih rumit.

Banyak gim PlayStation 2 menggunakan dua analog stick. Karena Pocket Advance tidak menyediakan konfigurasi tersebut pada bagian depan, tidak semua permainan PS2 akan memberikan pengalaman kontrol yang ideal.

Hal tersebut menjadi kompromi yang perlu diperhatikan sebelum membeli perangkat hanya karena tertarik dengan klaim kemampuan PS2.

Pocket Advance Lebih Cocok untuk Gim Retro

Kekuatan utama perangkat ini tetap berada pada sistem generasi lama.

Gim dari Game Boy, Game Boy Color, Game Boy Advance, NES, Super Nintendo, Mega Drive, PlayStation pertama, serta berbagai platform retro lain menjadi jenis permainan yang paling sesuai dengan bentuk kontrol Pocket Advance.

Sebagian platform menggunakan rasio gambar yang juga cocok dengan layar 3:2.

Pengguna tidak perlu menghadapi bidang hitam sangat besar seperti ketika memainkan gim klasik melalui ponsel layar lebar.

D Pad juga menjadi kontrol utama.

Bagi pemain gim dua dimensi, susunan seperti ini dapat terasa lebih nyaman dibandingkan posisi tombol arah yang ditempatkan terlalu rendah karena harus berbagi ruang dengan analog stick.

Android Membuka Pilihan Emulator Lebih Luas

KONKR Pocket Advance menggunakan Android sebagai dasar sistem operasinya.

Pilihan tersebut memberi pengguna kebebasan memasang berbagai aplikasi dan emulator yang tersedia untuk Android.

Ayaneo kemudian menambahkan beberapa perangkat lunak buatannya sendiri.

AYASpace digunakan untuk mengatur koleksi gim retro.

AYAHome bertindak sebagai launcher sehingga perangkat dapat mempunyai tampilan lebih menyerupai konsol dibandingkan ponsel Android.

AYASetting digunakan untuk mengelola berbagai pengaturan perangkat.

Kombinasi tersebut bertujuan mengurangi kebutuhan pengguna masuk ke banyak menu Android hanya untuk menjalankan koleksi gim.

Meski demikian, pengguna yang menyukai launcher atau emulator lain tetap mempunyai kemungkinan melakukan penyesuaian karena sistem dasarnya Android.

RAM Tersedia dalam Dua Pilihan

Pocket Advance dijual dalam konfigurasi memori yang cukup sederhana.

Toko resmi Ayaneo saat ini mencantumkan pilihan RAM 3 GB dengan penyimpanan 32 GB serta RAM 4 GB dengan penyimpanan 64 GB.

Kapasitas ini memang kecil bila dibandingkan ponsel Android sekarang.

Namun, perangkat menyediakan slot microSD sehingga koleksi gim tidak harus seluruhnya disimpan pada memori internal.

Kartu microSD menjadi sangat penting karena koleksi gim dari sistem yang lebih baru dapat memakan ruang cukup besar.

Penyimpanan internal kemudian dapat digunakan terutama untuk Android, aplikasi emulator, dan perangkat lunak Ayaneo.

Slot microSD Jadi Fitur Penting

Ayaneo menyertakan slot microSD pada Pocket Advance.

Pengguna dapat menambahkan kartu penyimpanan sesuai kebutuhan tanpa harus membeli perangkat dengan memori internal besar.

Pendekatan ini sangat cocok untuk konsol retro.

Satu perangkat dapat menampung koleksi dari berbagai generasi tanpa membuat pengguna harus menghapus permainan setiap kali ruang internal habis.

MicroSD juga memudahkan perpindahan data melalui komputer.

Namun, penggunaan file gim tetap harus mengikuti kepemilikan dan aturan distribusi yang berlaku.

Perangkat tidak secara otomatis memberikan hak untuk mengunduh salinan permainan komersial dari internet.

Jack Audio 3,5 mm Masih Dipertahankan

Di tengah banyak perangkat elektronik yang menghilangkan konektor headphone, Pocket Advance justru mempertahankan jack audio 3,5 mm.

Ayaneo bahkan menambahkan pengatur volume bergaya retro.

Keputusan tersebut sejalan dengan karakter perangkat.

Pemain dapat menggunakan headphone kabel tanpa harus mengandalkan Bluetooth.

Untuk gim retro, koneksi kabel juga menghindari keterlambatan audio yang terkadang terasa pada perangkat Bluetooth tertentu.

Selain jack headphone, perangkat mendukung Bluetooth 5.0 sehingga earphone dan pengontrol nirkabel tetap dapat digunakan.

WiFi 5 Disediakan untuk Koneksi Nirkabel

Pocket Advance mendukung WiFi 5.

Standar tersebut memang bukan teknologi WiFi terbaru, tetapi sudah memadai untuk mengunduh aplikasi Android, pembaruan perangkat lunak, atau menggunakan berbagai layanan jaringan dengan kebutuhan bandwidth sedang.

Bluetooth 5.0 juga tersedia untuk perangkat tambahan.

Ayaneo jelas tidak mengejar spesifikasi jaringan tertinggi dalam produk ini.

WiFi 6 atau WiFi 7 akan memberikan angka lebih tinggi, tetapi keuntungannya tidak terlalu besar untuk perangkat yang sebagian besar ditujukan menjalankan gim lokal.

Pemangkasan pada bagian jaringan menjadi salah satu cara menjaga harga tetap rendah.

USB Type C Mendukung Pengisian PD

Di bagian konektivitas fisik tersedia USB Type C.

Port tersebut menggunakan standar USB 2.0 untuk transfer data dan mendukung pengisian menggunakan teknologi PD.

Kecepatan USB 2.0 tentu bukan yang tercepat.

Memindahkan koleksi berukuran sangat besar melalui kabel dapat membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan USB 3.

Namun, keberadaan microSD memberi jalur alternatif bagi pengguna yang sering memindahkan banyak data.

Penggunaan USB Type C juga berarti pengguna tidak perlu membawa konektor khusus hanya untuk mengisi perangkat.

Baterai 4.000 mAh Disimpan dalam Bodi 224 Gram

KONKR Pocket Advance membawa baterai 4.000 mAh.

Ayaneo menilai kapasitas tersebut sebagai titik seimbang antara ukuran perangkat, bobot, dan lama penggunaan.

Perusahaan belum memberikan satu angka durasi bermain yang berlaku untuk seluruh sistem.

Hal tersebut cukup masuk akal karena konsumsi daya emulator berbeda beda.

Menjalankan gim Game Boy tentu membutuhkan sumber daya lebih kecil dibandingkan menjalankan emulator PS2 sambil mengaktifkan kipas pendingin.

Kecerahan layar, WiFi, Bluetooth, serta konfigurasi performa juga memengaruhi berapa lama perangkat dapat digunakan sebelum perlu diisi kembali.

Untuk ukuran 224 gram, baterai 4.000 mAh termasuk cukup masuk akal.

Pendingin Aktif Membantu Saat Memainkan Gim Berat

Perangkat retro murah sering menggunakan pendinginan pasif karena prosesor yang digunakan tidak menghasilkan panas besar.

Pocket Advance mengambil arah berbeda.

Ayaneo memasang kipas agar Helio G90T dapat mempertahankan performa ketika digunakan dalam waktu panjang.

Pendingin ini terutama berguna untuk sistem yang lebih berat.

Emulasi tidak hanya bergantung pada kekuatan mentah GPU.

Prosesor harus menerjemahkan perilaku perangkat keras konsol lama ke lingkungan Android secara langsung. Semakin rumit sistem yang ditiru, semakin tinggi kebutuhan pemrosesan.

PS2 menjadi contoh yang jauh lebih berat daripada Game Boy Advance.

Kipas membantu menjaga frekuensi prosesor agar tidak cepat turun ketika temperatur naik.

“Harga rendah membuat spesifikasinya terlihat sederhana, tetapi pemasangan pendingin aktif menunjukkan Ayaneo tetap ingin Pocket Advance bekerja lebih jauh daripada konsol retro kelas dasar.”

Empat Warna Utama Disiapkan

Pada peluncuran awal, Ayaneo memperkenalkan Navy Blue, Coral Orange, dan Heritage Gray.

Perusahaan kemudian menambah warna Peach pada 7 Agustus.

Warna lain berupa edisi Onyx Ice juga diumumkan beberapa hari setelahnya.

Pilihan warna menjadi bagian penting karena Pocket Advance memang dijual sebagai produk nostalgia.

Heritage Gray menjadi pilihan yang paling kuat membawa nuansa perangkat klasik.

Coral Orange memberi tampilan lebih mencolok, sementara Navy Blue lebih sederhana.

Penjualan Awal Tembus 15 Ribu Unit di China

Respons awal terhadap Pocket Advance cukup besar.

Ayaneo pada 10 Agustus mengumumkan penjualan perdana di JD telah melewati 15 ribu unit. Produk tersebut juga diklaim menempati posisi teratas pada daftar konsol terlaris di platform tersebut pada periode awal penjualan.

Perusahaan kemudian menambah stok setelah beberapa batch habis.

Untuk pasar China, versi 3 GB dengan penyimpanan 32 GB pada salah satu batch dijual 499 yuan. Versi 4 GB dan 64 GB dibanderol 599 yuan.

Harga tersebut menjadi salah satu alasan perangkat cepat menarik perhatian.

Ayaneo selama ini lebih dikenal melalui produk yang harganya jauh di atas konsol retro murah.

KONKR memungkinkan perusahaan masuk ke kelompok pembeli yang sebelumnya mungkin tidak pernah mempertimbangkan perangkat Ayaneo.

Harga Global Saat Ini Tidak Lagi 89 Dolar AS

Harga 89 dolar AS merupakan penawaran peluncuran dengan jumlah terbatas pada 5 Agustus.

Ketika diperiksa pada akhir Agustus 2026, toko resmi Ayaneo menampilkan Pocket Advance mulai 109 dolar AS, turun dari harga normal yang dicantumkan sebesar 129 dolar AS.

Harga dapat berubah mengikuti promosi, konfigurasi memori, dan wilayah pembelian.

Pajak serta biaya impor juga tidak termasuk dalam harga toko global.

Bagi pembeli Indonesia, total biaya karena itu dapat lebih tinggi setelah memperhitungkan pengiriman serta kewajiban impor yang berlaku.

Belum ada pengumuman khusus mengenai harga resmi distribusi Indonesia.

Pocket Advance Bukan Pengganti Steam Deck

Kemampuan menjalankan sebagian gim PS2 tidak membuat perangkat ini berada dalam kelas yang sama dengan Steam Deck atau konsol Windows genggam.

Helio G90T mempunyai keterbatasan performa yang jelas.

RAM maksimal 4 GB juga menunjukkan target produknya bukan gim Android berat dengan kebutuhan memori tinggi.

Layar 3,5 inci terlalu kecil untuk banyak gim modern.

Tidak adanya analog stick turut membatasi jenis permainan yang nyaman dimainkan.

Pocket Advance lebih tepat dilihat sebagai konsol retro berharga rendah yang kebetulan mempunyai tenaga cukup untuk bergerak sampai ke beberapa sistem yang lebih berat.

Posisi tersebut justru menjadi bagian yang membuatnya menarik.

Ayaneo tidak mencoba memasukkan seluruh kemampuan konsol modern ke dalam satu perangkat.

Game Boy Advance Tetap Menjadi Referensi Visual Paling Mudah

Ayaneo menggunakan istilah konsol horizontal klasik ketika menjelaskan sumber inspirasi Pocket Advance.

Namun, bagi pengguna yang tumbuh pada era Nintendo Game Boy Advance, kemiripannya cukup mudah dikenali.

Ukuran layar 3:2 juga memperkuat hubungan tersebut karena Game Boy Advance memakai tampilan dengan rasio yang sama.

Perbedaannya berada pada kemampuan perangkat.

Game Boy Advance asli dibuat untuk satu platform.

Pocket Advance merupakan perangkat Android yang dapat menjalankan berbagai emulator dan aplikasi.

Satu bodi retro akhirnya dapat digunakan untuk memainkan koleksi dari banyak generasi, mulai dari permainan dua dimensi sederhana sampai sejumlah gim era PS2 yang jauh lebih kompleks.

Kombinasi bentuk klasik, harga mulai sekitar seratus dolar, layar 3:2, microSD, Android, dan Helio G90T membuat KONKR Pocket Advance berada pada posisi yang cukup unik. Ia terlihat seperti perangkat yang berasal dari awal dekade 2000, tetapi kemampuan di dalamnya sudah dapat membawa pemain beberapa generasi lebih jauh dari konsol yang menginspirasi bentuknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *