oleh

“BALI IS CALLING, IT´S TIME FOR BALI”: DUBES RI JERMAN, HAVAS AJAK RATUSAN TRAVEL AGENT JERMAN UNTUK MULAI PROMOSI BALI

Berlin, b-Oneindonesia – Duta Besar LBBP RI untuk Republik Federal Jerman, Arif Havas Oegroseno, menjadi narasumber pada webinar bertajuk “A View Closer: Tourism Recovery Around the World”. Webinar yang diikuti oleh ratusan peserta tersebut diselenggarakan oleh Travel Industry Club, jejaring pariwisata terkemuka di Jerman yang beranggotakan bukan hanya travel agencies and tour operators (TATO), namun juga tokoh-tokoh publik dan media.

Duta Besar RI Berlin dalam paparannya menyampaikan kesiapan Indonesia untuk kembali menerima wisatawan mancanegara melalui Bali, Bintan dan Batam, serta menjelaskan peraturan keimigrasian terkini yang memberlakukan kembali Visa on Arrival (VoA) untuk pemilik paspor dari 42 negara yang telah divaksin COVID-19 untuk masuk ke Indonesia melalui Bali, sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Imigrasi nomor IMI-0532.GR.01.01 tanggal 21 Maret 2022. Mayoritas dari 42 negara tersebut adalah negara Eropa, termasuk Jerman, dan semuanya telah memiliki tingkat vaksinasi yang tinggi.

Hal ini adalah perkembangan menggembirakan, mengingat antusiasme masyarakat di Jerman untuk kembali berlibur di luar negeri setelah dimulainya pandemi COVID-19 tahun 2020 lalu.

Setiap hari KBRI Berlin menerima permohonan informasi dari warga Jerman yang ingin berlibur ke Indonesia, terutama Bali. Dubes RI Berlin menjelaskan bahwa bagi masyarakat Jerman yang ingin berlibur ke Bali, harus sudah divaksin lengkap atau booster, memiliki hasil tes PCR negatif yang diambil sampelnya maksimal 48 jam sebelum keberangkatan, memiliki asuransi kesehatan internasional yang mencakup penanganan COVID-19, membayar biaya VoA senilai Rp 500.000, memiliki bukti booking hotel di Bali selama 4 hari, dan kembali melakukan PCR sebanyak dua kali setibanya di Indonesia, yaitu pada saat ketibaan dan pada hari keempat.

KBRI Berlin bersama dengan Perwakilan RI lainnya di Jerman akan melaksanakan kampanye aktif untuk mempromosikan program “It´s Time for Bali“ ke seluruh Jerman. Kampanye diawali dengan pemasangan poster promosi pada media luar ruang, bis, dan kereta mulai bulan Maret 2022, menyambut musim libur musim panas pada bulan Juni-Agustus. Selain itu, akan dilakukan kegiatan promosi diantaranya melalui; webinar, newsletter, online advertorial, iklan radio, serta trade events

Share this:

Komentar