Bamsoet Lantik Ketua IMI NTT 2022-2026, Harapkan Kebangkitan Olahraga Otomotif NTT

Kupang, b-OneindonesiaKetua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengukuhkan kepengurusan IMI Nusa Tenggara Timur (NTT) 2022-2026 dibawah kepemimpinan Gavriel Putranto Novanto. Pengukuhan ini menjadi start awal menuju kebangkitan otomotif, sosial budaya, dan ekonomi NTT.

Khususnya dalam memperkuat NTT sebagai Nusa Terindah Toleransi dan New Tourism Territory. Sekaligus membantu pemerintah Provinsi NTT menyukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan diselenggarakan di NTT bersama NTB.

“Terobosan kreatif telah dilakukan Ketua Gavriel dengan menghadirkan konsep Sport-Care-Tainment. Mengelaborasi dunia otomotif dalam paradigma baru, dengan mengajak partisipasi masyarakat untuk bergotongroyong membangun NTT melalui tiga aspek, yaitu kompetisi olahraga otomotif, kepedulian sosial, serta pagelaran seni dan budaya,” ujar Bamsoet dalam pengukuhan pengurus IMI NTT 2022-2026, di Auditorium Kantor Pemerintah Provinsi NTT, Kupang, NTT, Sabtu (25/2/23).

Turut hadir antara lain, Wakil Gubernur NTT sekaligus Ketua KONI NTT Josef Adreanus Nae Soi, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena, Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, Kapolda NTT Irjen Pol Jhoni Asadoma, Danlanud NTT Marsma NTT Aldrin Petrus Mongan, Danrem 161/Wira Sakti Kupang Kolonel Inf Febrian Sikumbang, PJ Walikota Kupang Geroge Hadjoh, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, dan Ketua KADIN NTT Bobby Lianto.

Hadir pula pengurus IMI Pusat antara lain, Penasihat Dumoly Pardede, Wakil Ketua Umum Junaidi Elvis dan Ananda Mikola, Deputy Hubungan Antar Lembaga Erwin Indrianto, Direktur Advokasi dan Hukum Rudy Kabunang, Komunikasi dan Media Hasby Zamri, serta Hubungan Antar Lembaga Andrys Ronaldi, Iskandar, dan Syamsul Bahri.

Bamsoet turut mengapresiasi rencana IMI NTT membangun sirkuit balap bertaraf nasional di NTT. Didukung berbagai pihak, khususnya dari pemerintah daerah dan Provinsi NTT. Sehingga bisa bergotongroyong menyediakan sarana dan prasarana dalam memajukan olahraga dan mobilitas otomotif di NTT.

“Penyediaan sarana olahraga otomotif seperti sirkuit sangat penting untuk mendorong lahirnya atlet berprestasi. Masyarakat NTT telah bangga memiliki drifter muda berbakat, Umbu Gillberth Kabunang, yang sukses meraih Juara 1 Umum dalam kejuaraan Edutown Drift Practice (EDP) tahun 2022 di Tangerang. Dengan adanya sarana prasarana yang memadai, saya yakin akan lebih banyak lagi atlet otomotif berprestasi, yang terlahir dari bumi NTT,” jelas Bamsoet.

Lanjut Bamsoet menerangkan, selain dari perspektif olahraga prestasi, IMI NTT juga harus melihat sektor otomotif sebagai penunjang pembangunan. Yakni dengan mengedepankan kesadaran bahwa penyelenggaraan event olahraga otomotif selalu berdampak multi-dimensional.

Khususnya dalam pembangunan ekonomi yang holistik dan terintegrasi, terutama untuk memajukan industri UMKM, mendorong tumbuh-kembang ekonomi kreatif, serta membangun sinergi dan kolaborasi dengan sektor pariwisata, melalui pengembangan wisata olahraga otomotif (sport automotive tourism).

“Terlebih NTT memilki begitu banyak pilihan destinasi wisata yang khas dan eksotis, seperti Taman Nasional Komodo, taman bawah laut Pulau Alor, Safari Kapal Phinisi, dan masih banyak lagi destinasi wisata yang penuh pesona dan mendunia yang bisa dikolaborasikan dengan berbagai event olahraga dan mobilitas otomotif. Sehingga bisa menyukseskan target kunjungan 1 juta wisatawan mancanegara dan domestik yang dicanangkan pemerintah Provinsi NTT,” ujar Bamsoet.

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Pelaksanaan NTT Otomotif Festival 2023

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus Ketua KONI NTT Josef Adreanus Nae Soi serta Ketua IMI NTT Gavriel Putranto Novanto membuka NTT Otomotif Festival 2023, di halaman kantor pemerintah provinsi NTT. Event NTT Otomotif Festival 2023 berlangsung pada 25-26 Februari 2023, gratis dan terbuka untuk umum.

Warga NTT bisa datang langsung ke event ini untuk menyaksikan berbagai kegiatan. Antara lain drag bike, safety riding, pameran UMKM, bakti sosial, kontes modifikasi otomotif, hingga pameran otomotif. Sebelum membuka NTT Otomotif Festival 2023, Ketua IMI NTT Gavriel Putranto Novanto terlebih dahulu memberikan bantuan 20 tempat sampah kepada pemerintah Kota Kupang, yang diterima secara simbolik oleh PJ Walikota Kupang George Melkianus Hadjoh.

“NTT Otomotif Festival 2023 merupakan wujud dari konsep Sport-Care-Tainment yang digagas Ketua IMI NTT Gavriel Putranto Novanto. Selaras dengan visi dan misi organisasi IMI, untuk mendorong setiap aktivitas organisasi menjadi event kreatif. Mempersatukan dan membesarkan seluruh elemen yang terkait dengan otomotif dari berbagai aspek dan dimensi, baik peningkatan prestasi, pembangunan ekonomi, serta sarana edukasi,” ujar Bamsoet dalam pembukaan NTT Otomotif Festival 2023, di halaman kantor pemerintah provinsi NTT, Kupang, Sabtu (25/2/33).

Bamsoet menjelaskan, pameran dan modifikasi otomotif diikuti tidak kurang dari 50 mobil dan 96 motor dari berbagai klub/komunitas. Sedangkan safety riding, bekerjasama dengan Polda NTT yang mengirimkan berbagai instruktur terlatih. Sekedar 100 pelajar serta komunitas ojek online turut hadir sebagai peserta.

“Untuk Drag Bike, akan digelar di Jalan Lianto, belakang Transmart Kupang pada 26 Februari 2023. Diikuti ratusan pembalap dari berbagai klub. Dalam rangkaian NTT Otomotif Festival 2023, juga telah diselenggarakan berbagai kegiatan menarik di Sekretariat IMI NTT, antara lain donor darah dan bakti sosial kepada petugas kebersihan yang berada di Kota Kupang,” jelas Bamsoet.

Lebih lanjut Bamsoet menerangkan, IMI bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah sepakat menjadikan industri modifikasi otomotif, baik dalam bentuk kit car/replika hingga restorasi, sebagai bagian dalam memperkuat tulang punggung perekonomian nasional. Khususnya dari sektor ekonomi kreatif.

“Kemenparekraf bersama IMI akan memasukan sektor modifikasi otomotif dalam peraturan pemerintah yang sedang disusun sebagai turunan dari UU No.24/2019 tentang Ekonomi Kreatif. Sehingga industri modifikasi otomotif bisa segera memiliki payung hukum. Tidak ada salahnya kita belajar dari Amerika dan Jepang, keduanya berhasil menjadikan industri modifikasi dan aftermarket otomotif sebagai tulang punggung sektor ekonomi dan wisata. Sekaligus memberikan multiplier effect bagi berbagai sektor ekonomi terkait lainnya, dari mulai industri fashion, kuliner, jasa transportasi, hingga penginapan,” ujarnya.

 

Komentar