Prabowo Bicara soal Kawan Seperjuangan Saat Pengukuhan Guru Besar Dasco

Menhan Prabowo Subianto, bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan saat menghadiri sidang pengukuhan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Profesor Bidang Ilmu Hukum, di SICC, Sentul, Bogor, Kamis (1/12/2022). Foto/Istimewa

Bogor, b-OneindonesiaKetua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang menerima pengukuhan guru besar profesor bidang ilmu hukum dari Universitas Pakuan, Kamis (1/12/2022).

Prabowo menyampaikan pesan pada Dasco bahwa gelar guru besar harus dimaknai penting. Tak hanya sekadar gelar kehormatan.

“Jadi, Pak Dasco, selamat, kehormatan yang diberikan di pundakmu tak ringan, justru menjadi beban,” kata Prabowo dalam kata sambutannya di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Kamis (01/12/22)
Prabowo kemudian mengungkapkan pandangannya tentang hidup bernegara.

Dalam suatu negara dan ilmu bernegara, kata Prabowo, ada macam-macam kekuasaan.

“Ada kekuasaan fisik: tentara, polisi, ormas. Ada kekuasaan orang yang punya uang,” ujarnya.

Akan tetapi, Prabowo menilai ada satu kekuasaan yang lebih besar dari dua kekuasaan tersebut. Kekuasaan yang dimaksud adalah kekuasaan intelektual atau intelektual power.

Prabowo berpandangan, pendidikan yang dihasilkan dari pena dan tulisan, jauh lebih kuat daripada fisik dan uang.

“Jadi, makanya semua pemerintah itu selalu hormat kepada guru besarnya. Sama kayak di tentara, walaupun sudah pensiun, tetap dipanggil jenderal,” katanya.

Prabowo lantas menekankan kepada Dasco agar menjadi profesor yang berguna bagi rakyat. Ia juga mengatakan, gelar profesor yang didapat Dasco tidak akan pudar sampai akhir hayat.

“Seorang profesor itu tak pernah pensiun, sampai Anda dipanggil yang maha kuasa, Anda tetap dipanggil profesor. Jadilah profesor yang tak mengecewakan rakyat Indonesia,” ujar Menteri Pertahanan itu.

Di Pengukuhan Guru Besar Dasco, Prabowo: Kalau Berjuang Bersama, Tidak Ada Atasan Bawahan

Prabowo menuturkan, meski dirinya Ketua Umum Gerindra, tetapi tidak menganggap Dasco sebagai bawahannya.

“Kita dalam kehidupan bermasyarakat, kalau kita berjuang bersama, tidak ada atasan dan bawahan,” kata Prabowo saat memberikan kata sambutan dalam acara pengukuhan guru besar Dasco, di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Kamis.

Prabowo mengatakan hal tersebut karena merasa diajarkan saat masih menjadi prajurit tentara.

Ia mengaku, sudah diajarkan mengenai tidak adanya senioritas sejak di dunia militer.

“Hari pertama saya di tentara, kita sudah diajarkan oleh pembina kita bahwa kalian ini sudah menjadi kawan seperjuangan,” ujar Prabowo.

Dari hal itu, dia mengaku belajar bahwa jika perjuangan dilakukan bersama, maka semua menjadi kawan seperjuangan.

Ia mengaku, sudah diajarkan mengenai tidak adanya senioritas sejak di dunia militer.

“Hari pertama saya di tentara, kita sudah diajarkan oleh pembina kita bahwa kalian ini sudah menjadi kawan seperjuangan,” ujar Prabowo.

Dari hal itu, dia mengaku belajar bahwa jika perjuangan dilakukan bersama, maka semua menjadi kawan seperjuangan.

 

Share this:

Komentar