Redmi Pad 2 9.7 dan Headphone Neo Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Smartphone97 Views

Redmi Pad 2 9.7 dan Headphone Neo Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp2 Jutaan Xiaomi kembali memperluas jajaran perangkat Redmi di Indonesia melalui peluncuran Redmi Pad 2 9.7 dan Redmi Headphone Neo. Dua perangkat ini hadir untuk menyasar pengguna yang membutuhkan tablet ringkas untuk belajar, hiburan, bekerja ringan, serta perangkat audio nirkabel dengan fitur peredam bising.

Peluncuran ini menarik perhatian karena Xiaomi menempatkan Redmi Pad 2 9.7 di kelas harga Rp2 jutaan. Sementara Redmi Headphone Neo hadir sebagai perangkat audio over ear dengan harga yang masih berada di bawah Rp1,5 juta. Kombinasi keduanya mempertegas strategi Xiaomi dalam menghadirkan ekosistem perangkat yang lebih terjangkau untuk pengguna Indonesia.

Redmi Pad 2 9.7 Hadir Untuk Pengguna Harian

Redmi Pad 2 9.7 menjadi perangkat yang disiapkan untuk pengguna yang membutuhkan tablet dengan ukuran tidak terlalu besar, tetapi tetap nyaman dipakai untuk berbagai kegiatan harian. Tablet ini membawa layar 9,7 inci, ukuran yang berada di tengah antara tablet kecil dan tablet besar 11 inci.

Ukuran tersebut membuat Redmi Pad 2 9.7 terasa cocok untuk pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, pembaca digital, hingga pengguna yang membutuhkan layar lebih luas daripada ponsel. Tablet ini dapat digunakan untuk mengikuti kelas daring, membuka dokumen, menonton video, membuat catatan, atau menjalankan aplikasi ringan.

Dengan harga Rp2.399.000, Redmi Pad 2 9.7 masuk ke segmen yang cukup ramai. Banyak konsumen Indonesia mencari tablet murah karena kebutuhan layar besar semakin tinggi, terutama untuk belajar dan hiburan keluarga. Xiaomi tampaknya melihat celah tersebut dengan membawa perangkat yang tidak terlalu mahal, tetapi tetap dibekali spesifikasi yang terlihat bersaing.

“Redmi Pad 2 9.7 menarik karena tidak hanya menjual harga murah, tetapi juga membawa paket fitur yang cukup lengkap untuk pemakaian harian.”

Layar 2K Jadi Nilai Jual Utama

Sektor layar menjadi salah satu bagian yang paling ditonjolkan dari Redmi Pad 2 9.7. Xiaomi membekali tablet ini dengan panel 9,7 inci beresolusi 2K. Resolusi tersebut memberi tampilan yang lebih tajam dibandingkan layar HD biasa, terutama saat digunakan untuk menonton video, membaca teks kecil, atau membuka materi pembelajaran.

Refresh rate 120Hz juga menjadi nilai tambah. Dengan refresh rate lebih tinggi, pergerakan pada layar terasa lebih halus ketika pengguna menggulir halaman, membuka aplikasi, atau memainkan gim ringan. Fitur ini sebelumnya lebih sering ditemukan pada perangkat dengan harga lebih tinggi, sehingga kehadirannya di tablet Rp2 jutaan membuat Redmi Pad 2 9.7 lebih mudah dilirik.

Kecerahan layar hingga 600 nits juga membantu penggunaan di ruangan terang. Untuk tablet yang sering dibawa berpindah tempat, tingkat kecerahan menjadi hal penting. Pengguna tidak selalu berada di ruang tertutup, sehingga layar yang lebih terang memberi pengalaman visual yang lebih nyaman.

Redmi Pad 2 9.7 juga membawa sertifikasi untuk kenyamanan mata. Fitur seperti pengurangan cahaya biru dan pengendalian kedipan layar dapat membantu pengguna yang memakai tablet dalam waktu lama. Hal ini penting karena tablet sering digunakan untuk belajar, menonton, atau membaca selama berjam jam.

Performa Snapdragon 6s Gen 2 Untuk Kebutuhan Ringan

Redmi Pad 2 9.7 ditenagai Snapdragon 6s Gen 2. Chipset ini dipadukan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB. Untuk kelas tablet murah, kombinasi ini cukup masuk akal, terutama bila target utamanya adalah penggunaan harian.

Tablet ini dapat dipakai untuk membuka aplikasi belajar, browser, video streaming, media sosial, aplikasi kantor ringan, dan gim kasual. Pengguna yang tidak menuntut performa berat kemungkinan akan merasa cukup dengan kemampuan tersebut. Namun untuk pekerjaan berat seperti pengeditan video besar atau gim dengan grafis tinggi, perangkat ini tentu punya batasan.

Penyimpanan 64GB mungkin terasa pas pasan bagi pengguna yang menyimpan banyak video, foto, atau aplikasi besar. Namun Xiaomi menyediakan dukungan kartu microSD, sehingga ruang penyimpanan dapat diperluas sesuai kebutuhan. Ini menjadi fitur penting bagi pengguna yang ingin menyimpan materi sekolah, file kerja, komik digital, atau film.

Kehadiran slot microSD membuat Redmi Pad 2 9.7 lebih fleksibel. Pengguna tidak perlu langsung memilih perangkat dengan kapasitas besar yang harganya lebih mahal. Mereka dapat menambah kartu memori secara bertahap bila ruang bawaan mulai penuh.

Baterai 7.600 mAh Menjadi Andalan

Redmi Pad 2 9.7 membawa baterai 7.600 mAh. Kapasitas ini terbilang besar untuk tablet ringkas. Dengan baterai tersebut, perangkat ini disiapkan agar bisa menemani penggunaan harian tanpa harus terlalu sering mencari stopkontak.

Untuk aktivitas seperti menonton video, mengikuti kelas daring, membuka dokumen, atau membaca artikel, baterai besar menjadi keunggulan yang terasa langsung. Tablet dengan daya tahan baik sangat dibutuhkan oleh pelajar dan pekerja yang sering berpindah tempat.

Pengisian dayanya mendukung 18W. Angka ini bukan yang paling cepat di kelas gadget modern, tetapi masih dapat diterima untuk tablet murah. Pengguna tetap perlu menyediakan waktu pengisian yang cukup, terutama karena kapasitas baterainya besar.

Dalam penggunaan keluarga, baterai besar juga memberi kenyamanan. Tablet bisa dipakai bergantian oleh anak, orang tua, atau anggota keluarga lain. Kebutuhan seperti menonton video, membuka resep, belajar, dan rapat daring dapat dilakukan dalam satu perangkat yang sama.

Desain Metal Unibody Membuatnya Terlihat Lebih Rapi

Xiaomi membekali Redmi Pad 2 9.7 dengan desain metal unibody. Pilihan material ini membuat tablet terlihat lebih rapi dan terasa lebih kuat dibandingkan bodi plastik biasa. Ketebalannya sekitar 7,4 mm, sehingga tetap cukup tipis untuk dibawa di dalam tas.

Pilihan warna Graphite Gray dan Silver memberi kesan sederhana. Dua warna ini cocok untuk pengguna yang menyukai tampilan netral. Tablet seperti ini tidak hanya ditujukan untuk pelajar, tetapi juga pekerja yang ingin perangkat pendamping tanpa tampilan terlalu mencolok.

Desain unibody juga membuat perangkat terasa lebih modern. Saat tablet murah mulai bersaing ketat, tampilan fisik menjadi faktor yang ikut menentukan keputusan pembelian. Banyak pengguna ingin perangkat murah, tetapi tetap terlihat layak dipakai di sekolah, kampus, kantor, atau ruang rapat.

Xiaomi juga menyebut perangkat ini telah melewati berbagai uji ketahanan. Klaim semacam ini penting untuk tablet yang sering digunakan setiap hari. Namun pengguna tetap disarankan memakai pelindung layar dan casing tambahan agar perangkat lebih aman dari benturan ringan.

Koneksi WiFi Only Membatasi Sebagian Pengguna

Redmi Pad 2 9.7 hadir sebagai tablet WiFi only. Artinya, perangkat ini tidak mendukung kartu SIM seluler. Pengguna perlu mengandalkan jaringan WiFi rumah, kantor, sekolah, kampus, atau tethering dari ponsel jika ingin terhubung ke internet.

Bagi sebagian pengguna, hal ini bukan masalah besar. Banyak orang memakai tablet di rumah atau ruang belajar yang sudah memiliki WiFi. Namun bagi pengguna yang sering bepergian dan membutuhkan koneksi mandiri, absennya slot SIM perlu diperhatikan sejak awal.

Keputusan membawa versi WiFi only kemungkinan membantu menjaga harga tetap rendah. Tablet dengan konektivitas seluler biasanya memiliki harga lebih tinggi. Xiaomi tampaknya menargetkan pengguna yang lebih membutuhkan layar besar dan baterai awet daripada koneksi mandiri.

Bagi calon pembeli, pilihan ini harus disesuaikan dengan kebiasaan penggunaan. Bila tablet akan dipakai di rumah, sekolah, atau kantor, Redmi Pad 2 9.7 masih sangat masuk akal. Namun bila tablet sering dipakai di luar ruangan tanpa akses WiFi, pengguna perlu mempertimbangkan perangkat lain yang mendukung jaringan seluler.

Harga Rp2.399.000 Menjadi Senjata Utama

Harga Redmi Pad 2 9.7 di Indonesia ditetapkan Rp2.399.000. Angka ini menempatkannya sebagai tablet murah yang cukup menarik, terutama karena membawa layar 2K, refresh rate 120Hz, baterai besar, desain metal, dan chipset Snapdragon.

Penjualan perdana dimulai pada 6 Juni 2026. Pada periode 6 sampai 30 Juni 2026, Xiaomi juga menyiapkan bonus Redmi Buds 6 Play selama persediaan masih ada. Bonus ini membuat paket pembelian terasa lebih menarik, terutama bagi pengguna yang belum memiliki TWS.

Strategi bonus saat penjualan awal sering digunakan untuk menarik pembeli pertama. Bagi konsumen, periode seperti ini bisa menjadi kesempatan mendapatkan nilai lebih. Namun karena bonus berlaku selama persediaan ada, pembeli perlu memastikan langsung ke kanal penjualan resmi.

Harga Rp2,399 juta juga membuat Redmi Pad 2 9.7 bersaing dengan tablet murah dari merek lain. Di kelas ini, pembeli biasanya membandingkan ukuran layar, kapasitas baterai, memori, kualitas speaker, dan ketersediaan aksesori. Xiaomi mengandalkan kombinasi layar tajam dan harga agresif untuk mencuri perhatian.

Redmi Headphone Neo Menyasar Pengguna Audio Harian

Selain tablet, Xiaomi juga membawa Redmi Headphone Neo ke Indonesia. Perangkat ini hadir sebagai headphone over ear dengan desain yang menutupi telinga, berbeda dari TWS yang berukuran kecil. Headphone seperti ini biasanya dipilih oleh pengguna yang ingin suara lebih penuh dan isolasi lebih baik.

Redmi Headphone Neo hadir dalam warna Obsidian Black dan Sand White. Dua pilihan ini memberi kesan sederhana, cocok untuk pengguna yang ingin perangkat audio untuk bekerja, belajar, menonton film, bermain gim ringan, atau mendengar musik dalam perjalanan.

Dengan harga Rp1.499.000, headphone ini masuk ke kelas menengah terjangkau. Ia tidak berada di segmen paling murah, tetapi membawa fitur yang biasanya dicari pada headphone modern, seperti ANC, driver besar, dan baterai panjang.

Kehadiran headphone ini juga melengkapi Redmi Pad 2 9.7. Pengguna tablet yang sering menonton video, mengikuti kelas daring, atau mendengar musik dapat memakai headphone ini sebagai pasangan perangkat. Xiaomi tampaknya ingin menawarkan ekosistem sederhana untuk kebutuhan digital harian.

ANC Hingga 42 dB Menjadi Fitur Menonjol

Redmi Headphone Neo dibekali Active Noise Cancellation yang diklaim mampu meredam suara bising hingga 42 dB. Fitur ini menjadi salah satu nilai jual paling kuat karena banyak pengguna membutuhkan perangkat audio yang bisa mengurangi gangguan suara sekitar.

ANC berguna saat pengguna berada di transportasi umum, ruang kerja terbuka, kafe, atau rumah yang ramai. Dengan peredaman bising, suara musik, video, dan panggilan dapat terdengar lebih jelas. Pengguna juga tidak perlu menaikkan volume terlalu tinggi hanya untuk menutupi suara sekitar.

Xiaomi menyertakan tiga mode ANC yang dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Pilihan mode seperti ini memberi keleluasaan bagi pengguna. Mereka bisa memilih peredaman lebih kuat saat berada di tempat ramai atau mode lebih ringan saat tetap ingin mendengar sebagian suara sekitar.

Headphone ini juga dibekali triple mic AI noise reduction untuk panggilan. Fitur ini membantu menangkap suara pengguna dengan lebih bersih saat melakukan panggilan telepon atau rapat daring. Bagi pekerja dan pelajar, fitur mikrofon yang baik menjadi bagian penting dari perangkat audio harian.

Driver 40 mm Untuk Suara Lebih Berisi

Redmi Headphone Neo menggunakan driver dinamis 40 mm dengan diafragma titanium. Driver berukuran besar biasanya memberi karakter suara yang lebih penuh, terutama pada frekuensi rendah. Xiaomi mengklaim headphone ini mampu menghasilkan bass kuat sekaligus detail audio yang tetap jelas.

Untuk pengguna umum, karakter suara seperti ini cocok untuk musik populer, film, gim ringan, dan konten video. Bass yang kuat membuat pengalaman menonton dan mendengarkan musik terasa lebih hidup. Detail suara yang cukup baik juga membantu dialog film dan suara vokal terdengar lebih jelas.

Headphone over ear juga punya kelebihan dari sisi kenyamanan suara. Karena menutup telinga, pengguna mendapat ruang audio yang terasa lebih luas dibandingkan earbud kecil. Ini membuatnya cocok untuk sesi mendengarkan yang lebih lama.

Namun kenyamanan fisik tetap bergantung pada desain bantalan, bobot, dan ukuran kepala pengguna. Calon pembeli sebaiknya mencoba langsung bila tersedia di toko resmi agar bisa menilai apakah headphone nyaman dipakai dalam waktu lama.

Baterai Hingga 72 Jam Jadi Daya Tarik Besar

Redmi Headphone Neo diklaim mampu bertahan hingga 72 jam saat ANC dimatikan. Angka ini menjadi salah satu daya tarik besar karena pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi daya. Untuk pemakaian harian beberapa jam, baterai seperti ini dapat bertahan berhari hari.

Daya tahan panjang sangat berguna bagi pengguna yang sering bepergian. Headphone bisa dipakai untuk perjalanan, bekerja, belajar, atau hiburan tanpa rasa khawatir baterai cepat habis. Ketika ANC aktif, daya tahan biasanya akan berkurang, tetapi tetap lebih fleksibel karena pengguna dapat memilih mode sesuai kebutuhan.

Pengisian daya dilakukan melalui USB C. Port ini juga dapat digunakan sebagai jalur audio kabel untuk kualitas suara tanpa kompresi. Fitur kabel menjadi tambahan penting, terutama saat baterai habis atau ketika pengguna ingin koneksi yang lebih stabil.

Dengan kombinasi baterai panjang, ANC, dan koneksi kabel, Redmi Headphone Neo menjadi perangkat yang cukup lengkap untuk kelas harganya. Ia tidak hanya menyasar pendengar musik, tetapi juga pengguna yang sering rapat daring atau menonton konten panjang.

Bonus Spotify Membuat Paket Penjualan Lebih Menarik

Xiaomi menawarkan bonus Spotify Premium Standar selama dua bulan untuk pembelian Redmi Headphone Neo pada periode 6 Juni sampai 8 Agustus 2026. Bonus ini berlaku bagi pengguna baru Spotify. Penawaran tersebut membuat headphone ini terasa lebih relevan bagi pengguna yang aktif mendengar musik.

Bonus layanan musik menjadi strategi yang cukup tepat untuk perangkat audio. Setelah membeli headphone, pengguna langsung memiliki akses untuk menikmati musik tanpa iklan selama masa promo. Hal ini dapat meningkatkan pengalaman awal pemakaian.

Namun calon pembeli perlu membaca syarat dan ketentuan. Bonus hanya berlaku untuk pengguna baru, sehingga pengguna Spotify lama kemungkinan tidak mendapatkan manfaat yang sama. Selain itu, periode promo dan cara klaim perlu diperiksa melalui kanal resmi.

Meski demikian, paket ini tetap menambah daya tarik. Dalam persaingan perangkat audio, tambahan layanan sering membuat produk terlihat lebih bernilai dibandingkan perangkat lain dengan harga serupa.

Kombinasi Tablet dan Headphone Untuk Belajar dan Hiburan

Redmi Pad 2 9.7 dan Redmi Headphone Neo dapat menjadi paket menarik bagi pengguna yang membutuhkan perangkat belajar dan hiburan. Tablet memberi layar besar untuk materi visual, sementara headphone memberi pengalaman audio yang lebih tenang.

Bagi pelajar, kombinasi ini dapat digunakan untuk kelas daring, menonton video edukasi, membaca materi, dan mendengarkan penjelasan guru.

Bagi keluarga, Redmi Pad 2 9.7 dapat menjadi perangkat bersama di rumah. Anak dapat belajar, orang tua dapat menonton video, dan anggota keluarga lain dapat memakai tablet untuk browsing atau hiburan. Headphone Neo menjadi pelengkap ketika pengguna ingin menikmati audio secara lebih pribadi.

“Xiaomi terlihat ingin menjual pengalaman perangkat yang saling melengkapi, bukan sekadar menjual tablet dan headphone sebagai produk terpisah.”

Persaingan Tablet Murah Makin Ramai di Indonesia

Pasar tablet murah di Indonesia semakin ramai karena kebutuhan perangkat layar besar terus meningkat. Banyak orang merasa ponsel sudah cukup untuk komunikasi, tetapi kurang nyaman untuk belajar, bekerja ringan, atau menonton dalam waktu lama. Tablet menjadi jawaban yang lebih nyaman tanpa harus membeli laptop mahal.

Redmi Pad 2 9.7 masuk ke pasar ini dengan harga yang agresif. Layar 2K, refresh rate tinggi, baterai besar, dan desain metal menjadi kombinasi yang cukup kuat. Namun Xiaomi tetap harus bersaing dengan tablet murah dari Samsung, Huawei, Infinix, Advan, dan merek lain.

Kekuatan Xiaomi berada pada harga dan ekosistem produk yang luas. Pengguna yang sudah memakai ponsel Xiaomi atau perangkat Redmi dapat merasa lebih mudah menerima tablet dan headphone dari merek yang sama. Faktor kepercayaan merek juga ikut berperan dalam keputusan pembelian.

Di sisi lain, konsumen tetap perlu melihat kebutuhan masing masing. Bila membutuhkan slot SIM, Redmi Pad 2 9.7 bukan pilihan yang tepat. Bila membutuhkan tablet untuk kerja berat, kapasitas RAM 4GB juga perlu dipertimbangkan. Namun untuk belajar dan hiburan ringan, perangkat ini punya posisi yang kuat.

Catatan Untuk Calon Pembeli Di Indonesia

Sebelum membeli Redmi Pad 2 9.7, calon pembeli perlu memastikan kebutuhan utama. Bila tablet akan dipakai untuk membaca, menonton, belajar, dan aplikasi ringan, perangkat ini cukup menarik. Namun bila dipakai untuk banyak aplikasi berat, ruang penyimpanan dan RAM perlu dipikirkan ulang.

Pengguna juga perlu memastikan ketersediaan aksesori seperti casing, pelindung layar, dan stylus bila dibutuhkan. Tablet yang dipakai harian sebaiknya dilindungi sejak awal agar lebih aman dari goresan dan benturan ringan.

Untuk Redmi Headphone Neo, calon pembeli sebaiknya memperhatikan kenyamanan pemakaian. Headphone over ear biasanya lebih nyaman untuk mendengar dalam waktu lama, tetapi ukurannya lebih besar dibandingkan TWS. Pengguna yang sering bepergian perlu memastikan perangkat ini mudah dibawa.

Kedua produk ini mulai dijual 6 Juni 2026. Redmi Pad 2 9.7 hadir dengan harga Rp2.399.000, sedangkan Redmi Headphone Neo dibanderol Rp1.499.000. Dengan harga tersebut, Xiaomi kembali mencoba memperkuat posisi Redmi sebagai lini perangkat terjangkau yang mengisi kebutuhan belajar, hiburan, dan audio harian masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *