oleh

Sekjen MPR RI Dr Ma’ruf Cahyono Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SD Cita Islam Desa Karangjati Banyumas

Banyumas, b-Oneindonesia – SD IT Cita Islam di Desa Karangjati kembali melakukan kegiatan peletakan batu pertama pada hari Sabtu tanggal 7 mei 2022 pukul 16 00.

Penyelengaraan untuk melanjutkan pembangunan gedung SD IT Cita Islam Karangjati yang terhenti ini bertempat di desa Karangjati Kecamatan Kemranjen kabupaten Banyumas Jawa Tengah.

Pada kegiatan peletakan batu pertama tersebut menurut Ajib Mudzakir Pihak SD IT Cita Islam memberikan kepercayaan kepada Sekjen MPR RI Dr. Ma’ruf Cahyono SH MH.

“Kami pengurus dan Tokoh masyarakat desa Karangjati mempercayakan kepada Dr. Ma’ruf Cahyono SH MH untuk meletakan bata pertama dalam meneruskan pembangunan gedung SD IT Cita Islam karang jati kecamatan Kemranjen.” kata Ajib Mudzakir.

Sementara itu, Lurah Karangjati dengan rasa haru menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekjen MPR RI yang telah berkenan melakukan peletakan batu pertama.

“Rasa terharu dan ucapan terimakasih pada beliau sekjen MPR RI yang berkenan untuk melakukan peletakan bata pertama dalam pembangunan gedung SD IT CITA ISLAM, kami sangat berharap dari Dr Ma’ruf untuk memberikan solusi kelangsungan pembagunan sekaligus mohon Tutur Sembur dan Uwur.” ungkap Lurah Agus.

Suasana hujan tidak mengurangi rasa semangat yang hadir, walau tanah dilokasi untuk meletakan batu pertama dalam kondisinya becek, Ma’ruf berpesan agar tetap selalu semangat dalam melakukan perubahan.

Peletakan bata pertama SD IT Cita Islam Karangjati tersebut, pertama dilakukan oleh Dr Ma’ruf Cahyono SH MH dan bata kedua Oleh lurah karangjati, ketiga oleh ketua yayasan Ajib Mudzakir, urutan keempat tokoh masyarakat dan kelima oleh panitia pembangunan gedung SD IT Cita Islam.

Menurut Firman, pemuda ikatan remaja masjid mengatakan kegiatan peletakan batu pertama tersebut kemudian dilanjutkan dengan Sholat magrib bersama di Masjid Al Furkon.

“Acara tersebut kemudian dilanjutkan di masjid Al Furkon sekaligus melakukan sholat magrib berjamaah. Selesai sholat magrib di halaman depan masjid acara tunggal sambutan dari Dr Ma’ruf yang sangat ditunggu tunggu oleh para jamaah yang hadir.” kata Firman.

Dalam sambutannya, Dr Ma’ruf berpesan, bahwa perubahan adalah keniscayaan oleh karena itu siapapun yang menolak perubahan berarti menolak keniscayaan sebagai kodrat alam

“Berjuang tanpa pamrih dan diniati ibadah pasti akan terasa ringan dan Insyaallah saya siap mengawal dan mendampingi pembangunan sarana pendidikan untuk kepentingan bangsa dan negara yang akan kita wariskan pada generasi anak cucu kita kedepan.” ujarnya.

Sekjen MPR RI ini kemudian menyampaikan merasa terpanggil untuk berbuat dan mengabdi kepada Masyarakat, bangsa dan negara.

“Mari dari kita untuk semua bisa bersama sama mensukseskanya, saya terpangil karena pernah jadi pendidik walau sekarang diamanatkan sebagai sekjen MPR RI ingin melakukan pengabdian pada kesulitan masyarakat di lapisan bawah. Saya merasakan pernah jadi RW selama 10 Tahun di Jakarta jadi paham betul.” jelasnya.

Share this:

Komentar