oleh

Rapat Koordinasi MPN Pemuda Pancasila (PP) Bamsoet Sarankan Jangan Sampai Pilkada 2020 Bikin Rusak Persatuan & Kesatuan Bangsa

-Senayan-1.410 views

Denpasar, b-Oneindonesia – Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo sepakat dengan harapan Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, yang berharap Pilkada serentak yang akan diselenggarakan tanggal 9 Desember 2020 berlangsung aman dan damai. Tidak terjadi gesekan-gesekan di masyarakat yang akan menganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Baik dalam proses Pilkada ataupun setelah Pilkada berlangsung.

“Persatuan dan kesatuan bangsa menjadi tanggungjawab kita semua. Sebagai kader Pemuda Pancasila, kita harus mampu menjaga persatuan dan kesatuan agar tidak terkoyak akibat Pilkada. Intruksi Ketua Umum Pemuda Pancasila sangat jelas, jangan sampai kita pecah karena beda pilihan dalam Pilkada. Apalagi ada beberapa kader Pemuda Pancasila yang maju dalam Pilkada,” ujar Bamsoet usai rapat koordinasi Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila dengan Majelis Pimpinan Wilayah seluruh Indonesia secara virtual dari Bali, Senin malam (27/10/20).

Hadir dalam rakor Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, selain Ketua Umum Japto Soerjosoemarno, Sekjen Arief Rahman, Para Wakil Kerua Umum dan para ketua wilayah dari seluruh Indonesia.

Bamsoet mengingatkan menjelang Pilkada akan ada pihak-pihak yang memanfaatkan perbedaan untuk menyulut api permusuhan. Tidak ada larangan berbeda pendapat dalam Pilkada, tetapi hati harus tetap dipersatukan dalam bingkai NKRI.

“Sangat penting dipahami bahwa beberapa menit di bilik suara akan menentukan masa depan bangsa. Namun, jangan sampai masa depan bangsa justru hancur karena berbeda pilihan dalam Pilkada,” tegas Bamsoet.

Karenanya, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengajak semua elemen bangsa menghormati perbedaan yang ada. Jika ada perbedaan pendapat bisa diselesaikan dengan cara dialog dan musyawarah, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Perbedaan pasti selalu ada. Perluas hati dan pikiran untuk selalu membuka ruang dialog. Melalui ruang dialog kita bisa saling menguatkan satu dengan yang lain,” ujar Bamsoet.

 

RESPON ISU AKTUAL KETUA MPR RI BAMBANG SOESATYO
RABU 28 OKTOBER 2020 : 

1. Pemerintah ingin bergerak cepat dalam proses pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, respon Ketua MPR RI :

A. Mendorong pemerintah agar dalam proses pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi terlebih dahulu melakukan perencanaan dan persiapan yang matang serta harus sesuai dengan koridor ilmiah, baik kaidah ilmu pengetahuan, data science maupun standar kesehatannya sehingga tidak menimbulkan persepsi di masyarakat bahwa pemerintah terburu-buru mengadakan vaksinasi tanpa mengikuti tahapan ilmiahnya. Mengingat, aspek keamanan dan efektivitas vaksin, serta kehalalan menjadi perhatian utama masyarakat terutama para pakar dan peneliti.

B. Mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan dapat mengupayakan pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi yang dipastikan setelah selesai dilakukan uji klinis, terhadap keamanan dan keefektifannya, mengingat proses penyediaan vaksin Covid-19 dan implementasi vaksinasi sangat kompleks.

C. Mendorong komitmen pemerintah untuk terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, yang diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kesehatan masyarakat serta pemulihan kondisi ekonomi.

2. Pembangunan kawasan wisata premium di daerah konservasi komodo di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur/NTT, terus menuai polemik, respon Ketua MPR RI :

A. Mendorong pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pariwisata/Kemenpar, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK, bersama stakeholders terkait lainnya berkoordinasi dengan pemerintah daerah provinsi NTT, pihak yang melakukan pembangunan wisata, dan organisasi lingkungan, agar dalam membangun kawasan wisata memperhatikan tata kelola kawasan dan tetap mempertahankan konservasi alami hewan di daerah tersebut, dalam hal ini adalah komodo.

B. Mendorong pemerintah dan seluruh stakeholders terkait pembangunan kawasan wisata tersebut memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait urgensi dilakukannya pembangunan kawasan wisata di daerah konservasi komodo di Pulau Rinca, NTT, serta menjelaskan bagaimana proses pembangunan yang dilakukan tidak akan mengganggu habitat komodo dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

C. Mendorong pemerintah mendengarkan dan memperhatikan kritik dari masyarakat dan organisasi lingkungan terkait pembangunan kawasan wisata di daerah konservasi komodo, agar pembangunan tersebut juga memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, serta menjaga kelestarian hewan komodo dan habitatnya yang wajib dilindungi dan dijaga dari kepunahan.

D. Mendorong pemerintah, dalam hal ini KLHK, untuk melibatkan organisasi lingkungan dan tokoh masyarakat setempat dalam setiap proses pembangunan kawasan wisata di area konservasi komodo tersebut.

E. Mendorong pemerintah, dalam hal ini KLHK, harus dapat membatasi para pengusaha yang berinvestasi, khususnya untuk menjadikan tempat wisata di pulau komodo tersebut, dikarenakan pertimbangan keselamatan dan perlindungan komodo dan habitatnya harus diprioritaskan.

3. Setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, respon Ketua MPR RI :

A. Mengajak seluruh komponen bangsa khususnya pemuda dan pemudi Indonesia untuk mengenang dan memaknai nilai-nilai yang tersirat maupun yang tersurat dari sumpah pemuda tersebut, dengan melanjutkan perjuangan akan tujuan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan ikut serta dalam mengembangkan pembangunan sesuai dengan kemampuan, ilmu, dan teknologi yang dimiliki.

B. Mengingatkan bahwa meskipun masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama yang berbeda, namun persatuan sebagai bangsa Indonesia tetap harus dijaga dan dijunjung tinggi, sebagaimana semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.

C. Menyatakan bahwa bahasa Indonesia yang menjadi bahasa persatuan dan merupakan identitas bangsa, tetap harus dijaga untuk mewujudkan cita-cita persatuan bangsa yang lebih kokoh.

D. Menyampaikan bahwa Hari Sumpah Pemuda 2020 yang mengusung tema bersatu dan bangkit agar membuat para pemuda terus menjalin persatuan untuk bangkit, terutama dalam menghadapi kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini.

E. Mendorong pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga/Kemenpora, melakukan inovasi pembinaan bagi generasi muda Indonesia agar terus berkegiatan positif dan terus mendukung generasi muda untuk berkarya mengharumkan nama bangsa.

Share this:

Komentar

News Feed